Minggu, 30 November 2008

CV

Nama : Desi Nugraheni
TTL : 31 Desember 1990
Asal : Kebumen
Kost : Jl. Tembalang Selatan IV Gg. Tirtomulyo II No. 9
Hobi : Baca, dengerin musik, jalan2, shopping
cita2 : Bisa membahagiakan semua orang terutama orang tua, bahagia dan selamat di dunia dan di akherat

masalah perencanaan dan perancangan kota

Pengertian perencanaan secara sederhana adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk masa mendatang yang lebih baik dengan memperhatikan keadaan sekarang maupun keadaan sebelumnya. Suatu perencanaan yang tidak benar bisa menimbulkan masalah yang merugikan banyak orang. Perkembangan perkotaan yang semakin lama semakin pesat menimbulkan berbagai permasalahan fisik ruang kota, masalah sosial dan ekonomi, yang cenderung berdampak negatif terhadap kehidupan kota. Saat ini saja telah kita rasakan bersama lingkungan perkotaan yang kondisi lingkungannya sudah sangat tercemar, kemacetan lalu lintas yang sudah sangat parah, prasarana dan sarana publik yang tidak memadai, tidak nyaman secara estetik, berbagai bencana alam terjadi, berbagai masalah sosial muncul, yang secara keseluruhan menyebabkan kehidupan kota dan penduduknya menjadi tidak produktif, bahkan cenderung kontra produktif.
Banjir merupakan salah satu masalah yang timbul akibat permasalahan fisik ruang kota. Banjir adalah peristiwa terbenamnya daratan (yang biasanya kering) karena volume air yang meningkat. Banjir dapat terjadi karena peluapan air yang berlebihan di suatu tempat akibat hujan besar, peluapan air sungai, atau pecahnya bendungan sungai. Di banyak daerah yang gersang di dunia, tanahnya mempunyai daya serapan air yang buruk, atau jumlah curah hujan melebihi kemampuan tanah untuk menyerap air. Ketika hujan turun, yang kadang terjadi adalah banjir secara tiba-tiba yang diakibatkan terisinya saluran air kering dengan air.
Banjir merupakan fenomena yang harus ditangani secara menyeluruh dalam suatu DAS. Definisi DAS itu adalah daerah yang dibatasi secara alami oleh topografi, di mana air yang jatuh dalam DAS itu akan mengalir melalui satu titik pembuangan tertentu. Pada saat air jatuh kepermukaan bumi dalam bentuk hujan (presipitasi), maka air itu akan mengalir ketempat yang lebih rendah melalui saluran2 atau sungai2 dalam bentuk aliran permukaan (run off) sebagian akan masuk / meresap kedalam tanah (infiltrasi) dan sebagiannya lagi akan menguap keudara (evapotranspirasi).
Ada dua faktor perubahan kenapa banjir terjadi, pertama itu perubahan lingkungan dimana didalamnya ada perubahan iklim, perubahan geomorfologi, perubahan geologi dan perubahan tata ruang, dan kedua adalah perubahan dari masyarakat itu sendiri.
Banjir yang melanda beberapa daerah di Indonesia harus mendapat perhatian dari pemerintah pusat dan daerah. Sebab, dampaknya sangat besar bagi kehidupan masyarakat di kawasan itu. Tidak hanya mempengaruhi aktivitas masyarakat, tetapi juga mengancam tingkat kesejahteraan rakyat di semua elemen masyarakat. Dampak banjir pastilah merugikan sektor perekonomian, bahkan sejumlah pabrik mengancam menutup usahanya karena rugi akibat pemerintah tidak tanggap mencegah banjir. Kalau kondisinya tidak diperbaiki, ke depannya banjir akan semakin sering mengancam kehidupan masyarakat kita di kota. Penataan ruang kota yang teratur bisa menjadi solusi yang baik dalam mencegah bencana – bencana yang terjadi.

riwayat masuk planologi

Dulu sebenarnya saya tidak memilih planologi, saya lebih ingin masuk ilmu komputer, tapi orang tua saya menyarankan saya untuk masuk jurusan planologi ini. Katanya planologi bagus, prospek kerjanya juga bagus. Tidak tau kenapa saya mengikuti saran dari orang tua saya itu, padahal saya sama sekali tidak tau apa itu planologi, apa yang dipelajari di sini, dan pekerjaan apa yang saya dapat setelah saya lulus dari sini. Saya sempat menyesal memilih planologi, dan saya tidak berharap untuk diterima di sini, tapi Allah berkata lain. Mungkin doa orang tua saya lebih mantap jadi akhirnya saya diterima di sini. Awal-awal masuk kuliah saya sama sekali tidak bersemangat, ada rasa terpaksa untuk kuliah, apalagi saya sendirian di sini, tidak ada teman satu sekolah. Jangankan satu sekolah, satu daerahpun tidak ada. Akan tetapi setelah beberapa lama saya di sini dan cukup banyak mengenal teman-teman, saya mulai betah apalagi di plano ini juga ada mata kuliah TI, selain itu plano juga berhubungan dengan peta dan gambar-menggambar peta. Entah kenapa saya itu suka kalau melihat peta. Allah memang adil, karena apa yang saya suka ada di sini.
Ada sih sebenarnya yang membuat saya males kuliah, tugasnya itu lho, banyak banget. Saya sampe bingung mau ngerjain yang mana dulu. Tidak cuma itu, kegiatan di luar kuliah juga cukup menyita waktu dan tenaga. Apa benar prosesi seminggu sekali itu wajib. Katanya ospek sudah tidak ada, tapi kenapa di plano masih ada. Saya lihat di jurusan lain tidak pernah ada prosesi setiap akhir minggu, cuma di plano yang seperti itu. Tidak cuma disuruh berangkat, tapi juga dikasih tugas, yang tugasnya itu tidak cuma satu. Kadang deadlinenya juga bentok sama tugas dosen, bahkan tugas dosen sampai terbengkalai karena terlalu fokus sama tugas senior.
Prosesi itu sebenarnya legal ga sih??? Apa Cuma sekedar ajang balas dendam??? Soalnya setiap prosesi kita itu dimarah-marahi. Mengerjakan ataupun tidak mengerjakan tugas pasti dimarahi. Tidak Cuma dimarahi, dihukum juga. Mungkin memang kami yang salah, dan saya tau prosesi itu untuk melatih mental kita, melatih kita supaya terbiasa dengan tugas-tugas yang akan kita dapatkan di semester depan, tapi apa harus dengan cara seperti itu. Selain itu juga saya jadi tidak bisa pulang karena harus berangkat prosesi setiap sabtu atau minggu. Apa kakak-kakak senior tidak bisa memberi kita waktu sebentar saja untuk istirahat. Kita sudah capek dengan jadwal kuliah, kenapa masih ditambah lagi dengan prosesi. Apa syarat pelantikan memang harus seperti itu??? Jangan sampai minat saya di sini jadi hilang kembali cuma gara-gara seperti itu. Sekarang saya cuma bisa menjalani ini dengan sabar. Mungkin ada hikmah dibalik semua ini.
Maaf kalau ada pihak yang tersinggung dengan tulisan saya ini, saya tidak berniat untuk menyinggung siapapun, saya cuma ingin mengungkapkan isi hati saya. Terima Kasih. ^_^