Dulu sebenarnya saya tidak memilih planologi, saya lebih ingin masuk ilmu komputer, tapi orang tua saya menyarankan saya untuk masuk jurusan planologi ini. Katanya planologi bagus, prospek kerjanya juga bagus. Tidak tau kenapa saya mengikuti saran dari orang tua saya itu, padahal saya sama sekali tidak tau apa itu planologi, apa yang dipelajari di sini, dan pekerjaan apa yang saya dapat setelah saya lulus dari sini. Saya sempat menyesal memilih planologi, dan saya tidak berharap untuk diterima di sini, tapi Allah berkata lain. Mungkin doa orang tua saya lebih mantap jadi akhirnya saya diterima di sini. Awal-awal masuk kuliah saya sama sekali tidak bersemangat, ada rasa terpaksa untuk kuliah, apalagi saya sendirian di sini, tidak ada teman satu sekolah. Jangankan satu sekolah, satu daerahpun tidak ada. Akan tetapi setelah beberapa lama saya di sini dan cukup banyak mengenal teman-teman, saya mulai betah apalagi di plano ini juga ada mata kuliah TI, selain itu plano juga berhubungan dengan peta dan gambar-menggambar peta. Entah kenapa saya itu suka kalau melihat peta. Allah memang adil, karena apa yang saya suka ada di sini.
Ada sih sebenarnya yang membuat saya males kuliah, tugasnya itu lho, banyak banget. Saya sampe bingung mau ngerjain yang mana dulu. Tidak cuma itu, kegiatan di luar kuliah juga cukup menyita waktu dan tenaga. Apa benar prosesi seminggu sekali itu wajib. Katanya ospek sudah tidak ada, tapi kenapa di plano masih ada. Saya lihat di jurusan lain tidak pernah ada prosesi setiap akhir minggu, cuma di plano yang seperti itu. Tidak cuma disuruh berangkat, tapi juga dikasih tugas, yang tugasnya itu tidak cuma satu. Kadang deadlinenya juga bentok sama tugas dosen, bahkan tugas dosen sampai terbengkalai karena terlalu fokus sama tugas senior.
Prosesi itu sebenarnya legal ga sih??? Apa Cuma sekedar ajang balas dendam??? Soalnya setiap prosesi kita itu dimarah-marahi. Mengerjakan ataupun tidak mengerjakan tugas pasti dimarahi. Tidak Cuma dimarahi, dihukum juga. Mungkin memang kami yang salah, dan saya tau prosesi itu untuk melatih mental kita, melatih kita supaya terbiasa dengan tugas-tugas yang akan kita dapatkan di semester depan, tapi apa harus dengan cara seperti itu. Selain itu juga saya jadi tidak bisa pulang karena harus berangkat prosesi setiap sabtu atau minggu. Apa kakak-kakak senior tidak bisa memberi kita waktu sebentar saja untuk istirahat. Kita sudah capek dengan jadwal kuliah, kenapa masih ditambah lagi dengan prosesi. Apa syarat pelantikan memang harus seperti itu??? Jangan sampai minat saya di sini jadi hilang kembali cuma gara-gara seperti itu. Sekarang saya cuma bisa menjalani ini dengan sabar. Mungkin ada hikmah dibalik semua ini.
Maaf kalau ada pihak yang tersinggung dengan tulisan saya ini, saya tidak berniat untuk menyinggung siapapun, saya cuma ingin mengungkapkan isi hati saya. Terima Kasih. ^_^
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar